Istilah "DUIT ASIIK"Jadikan Program Unggulan Mujiati,S.Pd Calon Kepala Desa Kebobang Dalam Pilkades 2019 - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Saturday, June 29, 2019

Istilah "DUIT ASIIK"Jadikan Program Unggulan Mujiati,S.Pd Calon Kepala Desa Kebobang Dalam Pilkades 2019



Malang,Radar Merahputih.Com - Perang Program dalam Pilkades Tahun 2019 di Kabupaten Malang ini membawa corak sendiri,masing masing peserta Pilkades membuat semacam program yang ditawarkan kepada masyarakat setempat,satu langkah positif ini diambil salah satu calon incumben ,yakni Mujiati,S.Pd selaku calon Kepala Desa (incumben)Desa Kebobang,Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang dalam mewujudkan gotong-royong menuju desa mandiri, agamis, demokratis, aman tertib dan sejahtera,dengan semangat Kebobang berseri.

Saat ditemui awak media dikediamannya,(27/06) mujiati,S.Pd memaparkan  berbagai program unggulan dalam kinerjanya di Pemdes Kebobang kedepannya yang meliputi bidang penyelenggaraan pemerintah desa dengan prinsip memakai istilah" DUIT ASIIK" yang dapat dijabarkan sebagai Do'a ,Usaha ,Ikhtiar dan tawakal, Akuntabel, Sinergi, Inovasi, Inspirasi dan Komunikasi serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sepanjang tidak melanggar norma dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, menurut Mujiati,S.Pd mengungkapkan," kita punya prinsip untuk membagi habis tugas sesuai dengan tugas pokok fungsi masing-masing perangkat desa kebobang yang tercantum dalam SOTK perangkat desa, serta mampu memfungsikan  lembaga yang ada di desa baik formal maupun  non formal yang diantaranya,BPD, PKK, LPMD, Karang Taruna, RT/RW serta kelompok masyarakat yang ada di desa,"paparnya.

Ditambahkan oleh Mujiati,S.Pd dalam bidang pembangunan,"
Kita dalam mewujudkan pembangunan berdasar pada nilai agama dan kearifan lokal yang ada di desa kebobang, baik pembangunan akhlaq dan  moral ataupun pembangunan fisik, pengelolahan sumber daya alam serta pelestarian lingkungan,"tegas calon incumben.

Lebih jauh untuk penjabaran apa yang dipaparkan,Mujiati,S.Pd sebagai berikut,
a.Pembangunan Akhlaq dan Moral yang diawali dengan penanaman Paud melalui pendidikan luar sekolah meliputi TPQ, PAUD, serta pendidikan lainya yang berbasis agama yang toleransi dan humoris,

b.Pembangunan Fisik untuk mewujudkan pencapaian pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkualitas melalui pembangunan infrastruktur seperti pembanguan tindak lanjut pasar desa, sarana transportasi, sarana pendidikan non formal, sarana dan prasarana olah raga, rumah produk desa, rumah miskin, wisata agro di wilayah desa kebobang, sarana air bersih.Dan untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam serta pelestarian lingkungan hidup dengan antara lain, a.program sanitasi. b.program penghijauan. c.tetap menggalakkan bank sampah dilingkungan guna menciptakan kebobang berseri dengan tiada hari tanpa menanam.

Terkait upaya peningkatan pendapatan serta pengurangan beban masyarakat miskin dengan adanya padat karya tunai bagi keluarga miskin, pemberian pinjaman lunak melalui Bumdes ditambah lagi menciptakan hubungan yang harmonis dengan koperasi-koperasi yang ada di desa kebobang.

Sambil menikmati secangkir kopi dan segelas teh ,calon incumben menyampaikan pula  program pembinaan kemasyarakatan untuk mewujudkan peningkatan aksebilitas, kualitas pelayanan, kualitas pendidikan, kesehatan serta mewujudkan keamanan dan ketertiban melalui ,
a.Pembinaan aparatur Pemdes (Perangkat Desa dan BPD). b.Pembinaan guru ngaji. c.Pembinaan kades desa. d.Pembinaan PKK desa. e.Pembinaan Linmas desa. f.Pembinaan RT/RW sedesa kebobang. g.Pembinaan LPMD. h.Pembinaan Karang Taruna.

Disampaikan pula bidang pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkualitas serta mampu menuju desa mandiri dan sejahtera dengan sasaran meliputi ,Kaum perempuan, Gabungan Kelompok tani, Kelompok kesenian, Dasa wisma, Bank sampah.

Disinggung ,Kenapa mesti perempuan, Mujiati,S.Pd sebagai Kepala Desa mengungkapkan,"ya karena mereka aset penting yang dapat daya gunakan untuk memperlancar pembangunan desa,"singkatnya.

Dan terwujudnya gender guna mewujudkan program kesehatan, pendidikan serta peningkatan perekonomian yang ada didesa. Belum lagi kalau kita melihat sosok ibu lebih dekat dengan keluarga yang punya tugas penting untuk mendidik dan menciptakan hidup sehat dikeluarga,dengan dibekali pelatihan-pelatihan, tentunya sumber daya manusianya akan meningkat ditambah lagi pelatihan yang berguna atau bermanfaat bisa memperkuat ekonomi keluarga dan yang menjadi sasaran program ini adalah Dasa wisma, Kwt dan Bank sampah.

Belum lagi kita masih punya Sektor Pertanian dan Peternakan juga tidak kalah penting untuk membantu percepatan pembangunan ekonomi desa kebobang, tentunya melalui beberapa hal yang diantaranya, pendataan kembali lahan pertanian serta pemanfaatannya, perlu dibuat perdes tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.( ihwn/red  )