Kirab Tumpeng Warnai Nyadran Desa Balongrejo Berbek. - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Friday, July 26, 2019

Kirab Tumpeng Warnai Nyadran Desa Balongrejo Berbek.






Nganjuk,  Radar Merah Putih.com -  Bersih desa  atau sedekah bumi ataupun yang lazim dengan sebutan " Nyadran "adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Timur  . Dengan kata " Nyadran " berasal dari bahasa Sanskerta,  sraddha yang artinya keyakinan.

" Nyadran " adalah tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan.
Dalam bahasa Jawa, Nyadran berasal dari kata sadran yang artiya ruwah syakban. " Nyadran "  adalah suatu rangkaian budaya yang berupa pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri selamatan di makam leluhur.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat desa Balongrejo  Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk,  Jum at ( 27/07/2019).
Kususnya  dusun Tanggungan , masyarakat dengan antusiasnya  membuat dan menghias hasil bumi ataupun tumpeng untuk kegiatan kirab budaya dan meriahkan Nyadran  saat ini.

Warsito,  kepala desa Balongan saat ditemui Radar MP di kantornya menyampaiksn bahwa.," untuk kegiatan sakral ini kita sengaja membuat kegiatan yang beda dengan tahun tahun sebelumnya , setelah mereka ( masing masing RT - red) melakukan tasyakuran di sepanjang jalan , tumpeng yang sudah siap untuk dikirab dibawa ke kantor desa untuk mengikuti acara kirab tumpeng,  " kata Kades.

" masing masing RT  satu tumpeng besar ,  dan beberapa  tumpeng kecil , dan dikirab dari kantor desa ke punden atau makam,  " tambah Warsito kades.

Kirab diberangkatkan langsung oleh Camat  Berbek Nurbinti,  sebelum memberangkatkan peserta kirab teesebut,  pihaknya memberikan sambutan,  dalam sambutanya menyampaikan " ucapan banyak terimakasih karena di wilayah kecamatan Berbek , Nyadran Balongrejo  kususnya dusun Tanggunan kegiatan nyadran pertama kalinya membuat kegiatan kirab yang spektakuler.  Dan kedepan semoga bisa menjadikan contoh bagi dusun dusun yang lain. " jelas Nurbinti  Camat.

Sekedar untuk diketahui kirab tumpeng ini sabagai penggagas  , Warsito kepala desa,  karena secara pribadi pihaknya ingin adanya perubahan,  perbaikan dan perbedaan antara kepemimpinan sebelumnya dengan dirinya. 

Reporter  :   Endro / tim
Editing.    :  Bayu W.