Warga Ngepung Pulang dengan Tangan Hampa, Gagal Mediasi di Kantor Kecamatan , di PMD pun tak ada jawaban yang pasti . - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Wednesday, November 6, 2019

Warga Ngepung Pulang dengan Tangan Hampa, Gagal Mediasi di Kantor Kecamatan , di PMD pun tak ada jawaban yang pasti .




 Nganjuk,  radar merah putih. Com - menindaklanjuti permasalahan  yang ada desa Ngepung Patianrowo,  setelah  melakukan mediasi dari pihak kecamatan Patianrowo,  belasan warga ngepung geruduk  dinas PMD yang ada di Jl Raya Madiun - Surabaya. Selasa sore ( 05/11/2019) .

Suyadi kordinator warga ngepung menjelaskan, " ini adalah lanjutan dari aksi mediasi yang ada di kantor kecamatan patianrowo tadi pagi, " kata Suyadi malam tadi.

Menurutnya,  pihak warga ngepung tetap pengin tahu RAB pembangunan pavingisasi yang ada di dua gang,  gang mayam dan gang feteran.

 " yang anehnya , sebelum proyek pavingisasi itu berjalan,  pihak pekerja sudah dibayar duluan yapi hanya 15 % dari dana yang ada,  kan disitu dituangkan dalam aturan yang ada bahwa dari Dana Desa ada 30 % untuk padat karya tunai,  yang fungsinya untuk membayar pekerja dari lingkungan setempat,  namun hingga saat ini pekerja hanya di bayar 15 % dari anggaran uang ada, oleh karena  itu kita tetap meminta keterbukaan publik , yang mana kita harus tau RAB dari proyek pavingisasi tersebut, " geram Suyadi.

 "RAB dari pembangunan pavingisasi yang ada di gang mayam dan gang feyeran,  kita harus tau , hasnya itu saja sekarang oermintaan kami, saya askan tetap menunggu penjelasan dari PMD atau saya minta rekom untuk beryanya soal RAB ini,  kepada siapa saya harus bertanya,  kepada bupati kah,  kepada menteri atau kepada presiden " jelas Yadi Kordinator warga Ngepung.

Awalnya kita dipermasalahan  Bumides,  namun karena sudah ada yang menangani dari pihak polres,  kita tinggal menunggu hasilnya,  dan tindaklanjut dari para penegak hukum, kuta juga harus tau kelanjutnya , kata yadi.

Edy Suyanto Camat Patianrowo,  " untuk menunjukan RAB,  itu bukan kewenangan kita. Itu menjadi hak mutlak dari pihak pemerintah desa  , kami hanya membantu mediasi,  karena belum ada solusi,  akhirnya kita ajak mereka menghadap ke PMD ini,  tujuanya agar ada jawaban yang tepat dari kepala Dinasnya, " kata Edy malam tadi.

Karena tidak ada ujungpangkalnya yang artinya tidak ada solusi yang terbaik,  akhirnya Pihak PMD mempersilahkan warga Ngepung untuk kembali kerumah masing masing,  karena melihat hari sudah malam , artinya dari mediasi sampai ke PMD pun gagal tidak ada jawaban yang pasti ( siwi/red) .