RSUD Soedarsono Kota Pasuruan Kurang Maksimal Dalam Penanganan Limbah - RADAR MERAH PUTIH

Breaking

Tuesday, March 3, 2020

RSUD Soedarsono Kota Pasuruan Kurang Maksimal Dalam Penanganan Limbah


Pasuruan - radarmerahputih.com
Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait bau tak sedap dari arah RSUD Soedarsono Kota Pasuruan, Komisi I DPRD Kota Pasuruan melakukan sidak ke lapangan sekaligus ingin melihat cara sistem pengelolaan limbah Medis. Diketahui, ada 4 Anggota Komisi I yang mengikuti dalam sidak diantaranya Sutirta dari fraksi yang juga selaku Ketua Komisi I, R Imam Joko Sih Nugroho dari Fraksi PKS, Aris Ubaidillah dari Fraksi PPP dan Tutur Anjar Jiwandono dari fraksi Gerindra.

Komisi I sengaja secara spontanitas langsung melakukan sidak dan melihat langsung secara jelas tanpa ada pemberitahuan ke Pihak terkait. Didalam sidaknya, rombongan Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan langsung meninjau tempat pengelolahan Limbah Medis dan IPAL, dan hasil dari sidaknya Komisi I bahwa pihak RSUD dinilai tidak serius menangani Limbah Medis maupun IPAL. " Kita kesini ingin tahu sistem cara pengelolaan Limbahnya seperti apa?!,  Berdasarkan laporan warga, kita disini mencari kebenarannya. Kenyataannya, apa yang disampaikan dari Direktur tadi di unit pengelolahan limbah memang ada kendala dalam sistemnya ", jelas Sutirta.

" Secara umum untuk fasilitas pengelolahannya yang dimiliki pihak RSUD susai ketentuan yang ada, namun hanya manajemen tata cara pengelolahannya saja yang tidak sesuai. Disini kita artikan bahwa, bagaimana cara merawatnya, pengecekannya itu berapa hari sekali. Maka dari itu, apa yang kita lihat saat ini, kami memintah agar supaya pihak RSUD segera melakukan perbaikan, kami memberikan waktu 2 ( dua ) Minggu kedepan sesuai apa yang mereka katakan untuk memperbaiki semua ", tambah Imam Joko salah satu Anggota Komisi I.

Terkait dengan semua ini ( beberapa temuan yang tidak ada kelayakan ) pihak RSUD yang disampaikan langsung oleh PLT Direktur Dr. Tina Soelistiani bahwa pihaknya kedepannya akan melakukan perbaikan. " Pihak kami kedepannya akan melakukan perbaikan, baik terkait mekanisme tata cara pengelolahannya, sesuai apa yang menjadi cacatan bagi pihak kita ", jelas PLT Direktur. ( Sy )